Senin, 28 Januari 2019

Cara Pemasangan Rangka Plafon Kayu. Selamat pagi Kulibangunan akan memberikan sebuah info yang menarik, topik untuk saat ini ialah Cara Pasang Rangka Plafon Kayu. Dengan tutor yang akan dibahas secara lengkap step by stepnya jadi tak perlu khawatir untuk Anda. Oleh karena itu silahkan simak terus artikel ini hingga akhir karena admin telah mengulas dan menyajikannya berupa konten ini.

Simak juga : Grc Board Untuk Dinding Luar

Cara Memasang Plafon Rangka Kayu yang akan diulas ini berdasarkan beberapa sumber yang telah dicantumkan di akhir artikel ini, yuk mari kita simak lebih lengkapnya berikut :

Cara Pasang Rangka Plafon Kayu


Cara Pasang Rangka Plafon Kayu


1. Ruangan yang hendak dipasang plafon wajib telah diplester dengan rapi.

2. Kemudian siapkan bahan yang dipakai. Pakai ruangan agar dikenal jumlah bahannya. Secara awam saya akan sebutkan beberapa bahan yang dibutuhkan, antara lain: kayu kaso 5 cm x 7 cm, atau 5 cm x 5 cm, papan kalsiboard atau triplek, paku 2, 5 inchi, paku 3 inchi, paku triplek atau paku khusus kalsiboard, cornice, cat tembok, dan lis plafon.

3. Siapkan bahan pensupport, seperti kursi atau meja kerja panjang secukupnya.

4. Timbang sudut ruangan menggunakan selang air kecil sebagai waterpas. Tandai dengan pensil posisi tinggi plafon, hingga nantinya akan menjadikan plafon yang sama tingginya.

5. Gunakan dinding ruangan, usahakan dipaskan ke dinding, potong kaso dengan ukuran tadi. Pakai gergaji kayu untuk memotongnya, ujung potongan patut siku sehingga akan mudah memasangnya dan terlihat rapi.

6. Ambil potongan kaso tadi dan pasang pada dinding dengan paku 3 inchi pada bagian yang telah ditandai. Bila paku menjadi bengkok sesudah dipukul dengan palu, karenanya ganti paku dan gunakan paku beton ukuran 3 inchi. Hal ini imbas dinding yang telah terlalu lama dan memiliki plesteran yang berkwalitas sehingga keras dan bendung paku.

7. Potong dan pasang lagi layak dengan ukuran berikutnya, pada tiap sisi dinding.

8. Pada penjelasan ini aku memakai triplek atau kalsiboard dengan ukuran 122 cm x 244 cm. Sehingga mempermudah pengukuran kaso sebagai kerangka plafon.

9. Gunakan sepanjang 81 cm, tandai dengan pensil dan pasang paku ke arah bawah, pasang benang. Hal ini juga dilaksanakan pada bagian ujung arah yang berlawanan, dan tarik benang dengan cepat. Benang ini berfungsi sebagai patokan pemasangan rangka sehingga lurus dan sejalan. Sekiranya kerangka pada ukuran 81 tadi sudah selesai, kemudian menilai dan memasang ukuran 61 cm.

10. Pasang benang seperti langkah sebelumnya, ukur dan potong layak dengan ruang antar kaso, biasanya setiap potongan akan berbeda-beda layak dengan ketebalan kayu. Pasang dengan paku 2, 5 inchi. Ratakan dengan benang supaya lurus akhirnya.

11. Pasang sekur ke arah gordeng atau usuk atap, sehingga memperkuat plafon untuk menahan bobotnya sendiri. Pasang sekur dalam jumlah yang cukup supaya kuat.

12. Apabila memasang kerangka telah selesai, langkah berikutnya yakni memasang triplek atau kalsiboard. Pemasangan dimulai dari sudut, kemudian dilanjutkan ke arah selanjutnya. Hal yang patut diamati adalah nat atau jarak antar triplek sebaiknya jangan terlalu rapat, sehingga masih ada ruangan untuk mengisi nat hal yang demikian dengan cornice. Gunakan paku triplek atau paku kalsiboard seandainya memakai kalsiboard untuk menempelkan triplek atau kalsiboard pada kerangka plafon.

13. Jikalau sudah selesai memasang triplek atau kasliboard, berikutnya memasang lis plafon menerapkan lis kayu. Gunakan dan potong lis layak dengan panjang dinding. Potong komponen ujung dengan sudut 45 derajat. Pakukan pada kerangka plafon atur jarak sekitar 50 cm tiap-tiap paku. Usahakan pertemuan antara ujung lis rapat dan rapi.

14. Selanjunya merupakan mengisi nat dengan cornice. Campur cornice dengan air secukupnya sampai menjadi pasta. Buat adonan secukupnya, karena sifat cornice pesat sekali mengering. Pakai sekrap plastik yang berukuran 7 inchi untuk meratakannya. Lakukan dua atau tiga kali poles sehingga akhirnya rata dan halus, tidak kelihatan sambungan antar triplek atau kalsiboard.

15. Pengecatan adalah langkah terakhir jikalau kerangka dan plafon telah selesai. Gunakan rol dan kuas untuk mengecat plafon. Jika telah mengering, ulangi sebanyak dua kali. Pada bagian lis gunakan kuas untuk mengecatnya. Periksa semua komponen yang sudah dicat, ulangi seandainya ada komponen yang masih nampak belum rata (belang-belang).

Sekian Cara Pemasangan Rangka Plafon Kayu yang telah kami lampirkan untuk Anda, semoga dapat membantu Anda.

Sumber : cekhargamurah,web,id & divisigypsumsurabaya,com



EmoticonEmoticon